Engkau Belum Layak Menjadi Suami, Jika

Jika engkau mudah mengangkat tanganmu (mudah memukul) Atas istrimu, maka engkau tak layak menjadi seorang suami.

Jika engkau selalu menggunakan kata-kata kasar nan keras bak pistol tidak pula memperhatikan perasan istrimu, maka engkau belum layak menjadi seorang suami.

Jika engkau sering menyebarkan rahasia-rahasia rumahmu pada keluargamu atau pada teman-temanmu, maka engkau belum layak menjadi seorang suami

Jika engkau tidak menolong istrimu untuk berbakti kepada kedua orang tuanya atau menyambung hubungan silaturahim pada kedua orang tuanya, maka engkau belum layak menjadi seorang suami.

Jika engkau pelit pada istrimu atau tidak ada usaha untuk membahagiakan istrimu meskipun dengan memberikan sesuatu yang ringan, maka engkau belum layak untuk menjadi seorang suami.

Jika engkau tidak menolong istrimu atas ketaatan kepada Allah maka engkau belum layak menjadi seorang suami.

Tatkala istrimu menderita sakit atau membutuhkan kehadiranmu sedangkan engkau tidak mampu atau berusaha untuk membantunya, maka engkau belum layak menjadi seorang suami.

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita”. [an Nisa: 34]

Artinya: Para lelaki mendapat kewajiban untuk mengayomi dan melindungi para wanita (istri), berusaha keras dan membantu untuknya, bukan hanya sekedar kelebihan dari Allah untuk lelaki atas wanita sebagaimana yang diyakini oleh orang-orang.

Wa Allahu A’lam Bisshawab

Oktober 8, 2019
Didesain oleh © BAIT Al-Fatih.
X